Rumah kita semua
 
IndeksPortalCalendarFAQPencarianAnggotaGroupPendaftaranLogin
Pencarian
 
 

Display results as :
 
Rechercher Advanced Search
Latest topics
» Tolak ato terima?
by Devi N Sun Aug 07, 2011 11:34 am

» Count Down
by Devi N Sun Aug 07, 2011 11:31 am

» Absensi~ Ayo absen~
by Devi N Sun Aug 07, 2011 11:28 am

» About Avatar
by huxuecan Mon Sep 27, 2010 2:09 pm

» Pilih jenis banner~
by chengshuyan88 Mon Sep 27, 2010 8:15 am

» Count Up To Heaven
by chengshuyan88 Sun Sep 26, 2010 8:13 am

» Arti nama dalam bhs jepang
by lucylucielle Thu Jul 08, 2010 3:22 pm

» Nama, umur, sekolah : di??
by lucylucielle Thu Apr 15, 2010 7:11 pm

» Permisi~! member baru di sini!
by lucylucielle Thu Apr 15, 2010 7:09 pm

Navigation
 Portal
 Indeks
 Anggota
 Profil
 FAQ
 Pencarian
Affiliates
Affie



Friends 4eva

Infantrum

Photobucket
RPG Organization
Fort of Heaven
Hetalia Fans Indo


VongolaIndo
AniMusic Lover






forumotion
Photobucket






Photobucket

HnG Indo
Photobucket




Haruhiist Indo
Ouran Host Club Indo

Esper Society
imageshack
Phantom Bilingual RPG Forum
Affie
Link 2 Us
Leaves Residence

Share | 
 

 Chrono Trigger versi Leaves Residence =3

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
Pilih halaman : 1, 2  Next
PengirimMessage
kaitokid
4th Child
4th Child


Jumlah posting : 281
Age : 24
Lokasi : Malang ~ heypanasmeeen
Registration date : 24.01.09

PostSubyek: Chrono Trigger versi Leaves Residence =3   Mon Feb 16, 2009 5:37 pm

Dibuat Oleh : kaitokid / LovEsTalKer / Kyosuke Kanou wkwkwk
Inpirasi cerita: Chrono Tiger

"Kaito, Kaito, Kaito!!!!" Suara itu kembali terngiang ditelingaku. Suara yang familiar, namun tak pernah kudengar sebelumnya.
"Kaito? Kaito? BANGUN KAMU HA!!!"

Berapi-api

Aku terperanjat dari mimpiku. Disebelahku, mama Rhey sudah membawa ember yang hampir disiram kalo aku ga bangun.

"KAMU TIDUR MULU, CUCIAN GA KEURUS" ohvoodoo.gif kata mama Rhey mencak-mencak. Aku teringat janjiku, kemaren malem bakal nyuci piring kalo mama Rhey menang poker. Udah kalah 5000G, sekarang aku harus nyuci piring. Entah kesialan apa yang selanjutnya bakal datang.

Ah ya. Btw, namaku Kaito. Umur 19 tahun. Anak biasa dari Truce Village. Pekerjaan saat ini, tukang cuci piring.

ellopi, kucing kuningku, mengeong minta makan. Setelah memberi makan Yellopi, aku memungut 200G simpananku dibawah tempat tidur untuk pergi ke Amanda Festival.

Sebelum pergi, mama Rhey menghadangku.

"Eits. Mau kemana ha?" tanyanya sinis. kartu merah

"Mau ke Amanda Festival, ma."
"Ooh. Yasuw. Ini 500G buad jajan disana. Oh ya, tadi pagi temenmu Koo datang, tapi kamu masih ngorok. Katanya hari ini dia ada eksebisi mesin teleport, dia ngajak kamu kesana"
eh?
"Ha? Koo? Kou? Kousan ?"
"Iya, itu. Ya ampun, mama dah lama banged ga ketemu dia, makin imut saja..."
"Ah biasa aja ma... Yasuw aku pergi dulu.. Cao mama Rhey"

Aku pun mencium pipi tangan mama Rhey dan pergi ke Aya Square.

Aya Square is taman yang indah, yang skarang lagi dipake buat festival. Bermacam-macam lomba diadakan disana, tapi aku terlalu malas untuk mencobanya satu-satu.

Aku berjalan kearah Aya Bell, lonceng legendaris yang udah ada dari kapan tau.

Pas aku lagi ngagumin lonceng itu, tiba-tiba ada cewek nabrak aku dari samping. Rambutnya diiket poni, lucu deh. Kita berdua sama-sama jatuh. Aku berdiri dan mencoba menolong dia.

"Hei, kamu ngga apa-apa, kan?" Tanyaku
"Ng.. Nggak.. Maaf dah nabrak.." katanya, namun tak menoleh ke mukaku. Sepertinya ia mencari sesuatu yang lain.
"Kalungku! Kalungku hilang!" Katanya panik dan segera mencarinya.

Tadinya aku mau ninggalin dia, tapi ternyata kalungnya nyangkut di tanganku! Aku langsung ngembaliin kalung itu.

"Hei, ini punya kamu?" Kataku
"Ah, iya! Bener! Makasih banyak!" Katanya sambil memakai kalung itu. "Namaku Hazel."
"Aku Kaito." Peace! Hihihi...

"Makasih ya Kaito, dah nolong..."
"Tak apa... Hei, aku harus pergi, jadi.."
"Eh? Tunggu! Se.. Sebenarnya, aku anak baru ditempat ini... Bisa ajak aku jalan-jalan?"
"Ha? Jalan-jalan? Mana ada waktu! Woy! " pikirku.
"Kemana saja tak apa, asal aku ada didekatmu " katanya
"A.. Apa ini!! Chu.. Chutto?! " pikirku. Namun aku tak bisa mengeles lagi.
"Ya, ngga apa-apa. Kemana saja boleh, kan?" Tanyaku.
"Ya, asal ga ke Love Hotel tersipu~ "

Kami berjalan memasuki lapangan eksebisi. Tapi penjaga disana bilang kalo alatnya belum siap, masih butuh waktu. Jadi kuputuskan untuk minum soda dulu ama Hazel.

"Ah? Ini namanya Soda? Huahaha, aneh, rasanya geli di mulut" katanya.
"Ha? Kamu baru pertama kali minum soda?" Tanyaku
"Iya! Biasanya dirumahku ngga boleh minum ginian" Katanya

Firasat burukku mulai keluar. Siapa sebenarnya anak ini =A= keringet dingin

Tak lama, ada kucing yang terlihat tersesat. Aku mengangkatnya, melihat lehernya. Ada name-tagnya. Namanya Visien. Jelas, ada pemiliknya. Tapi mana? Hazel hanya melihatku dari belakang, tanpa komen apa-apa.

Anyway, setelah beberapa lama nyari, akhirnya ketemu juga anaknya. Setelah berterima kasih segala macem, kita balik lagi ke lapangan yang ternyata dah kebuka.

Dari jauh kami dah bisa ngeliat alat teleport tersebut. Alat itu berupa dua pod yang berdekatan, dengan mesin ditiap-tiap pod.

Dan dari jauh Kousan sudah bisa melihatku dan Hazel.

"Kai? Ya ampun Kai, darimana bisa kamu dapet cewek imut kayak gini?" kata Kousan setengah tak percaya.
"Dia bukan siapa2! Cuma temen saja! kekejaman sendal " kataku membela diri.
"Ya! Aku teman baru Kaito! Perkenalkan, namaku Hazel!!" Katanya
"Ah, imutnya suaranya.. Aku Kou, teman Kaito juga!"
"Salam kenal! treak " kata Hazel.
"Anyway, Kai.. Aku mau kamu jadi kelinci percobaan alat teleportku!" Kata Kousan sambil menjentikkan jarinya.

Sebelum aku bisa protes, ayah Kou, Haitoku, menggiringku ke sebuah pod.

"Ayo, Kaito the Wild.. Takkan kubiarkan kamu kabur seperti yang terakhir kali" Kata Haitoku sambil menyeretku ke-pod teleport
"A.. apa ini! seseorang tolong saya! " teriakku, namun tampaknya tak ada yang peduli..
"Ya, inilah saat yang ditunggu-tunggu! Penemuan terbaru Kousan the Tempest, Teleport Machine!" Teriak Hakuito. Aku hanya bisa pasrah.

Mereka mulai menyalakan mesinnya. Kousan memompa suatu tabung, dan Hakuito mulai membuka program.

Tiba-tiba aku merasakan diriku melayang, dan satu persatu kurasakan panca inderaku hilang. Ketika tersadar, aku sudah ada di pod yang satu lagi, dan penonton semua bersorak.


kekejaman sendal

Ternyata aku masih hidup nyaaa

"Be.. Berhasil?! Chu.. Chutto?! " Kata Hakuito.
"err.. Beri tepukan yang meriah untuk Kaito the Wild!!" Teriak Kousani, disusul dengan tepukan tangan yang belum pernah kudengar sebelumnya.

"Ya ampun, keren sekali Kaito! Aku juga mau!" kata Hazel.

Dia langsung melompat ke atas pod.

"Apa kamu yakin?" Kata Hakuito cemas.
"Iya. Tak apa! Aku percaya pada Kou!" Kata Hazel.
"Baiklah, ayah. Mari kita lakukan lagi!" Kata Kousan.
"Saudara-saudara! Beri tepuk tangan yang meriah untuk gadis ini!" seru Hakuito

Woy!

Penonton kembali bertepuk tangan.

Kemudian, Kou mulai memompa tabung dan Hakuito mulai menjalankan program. Semua berjalan seperti apa yang tadi terjadi. Aku melihatnya.

Kecuali, arus listrik mulai terjadi dan mengelilingi Pod Hazel. Kou dan Hakuito terkejut dan berusaha menghentikan mesin tersebut, namun mesin tersebut terus berjalan.

Kemudian, sebuah lubang yang berukuran sekitar dua meter muncul dari belakang Hazel, dan menghisapnya kedalamnya.

Aku berusaha menangkapnya, namun lubang itu mengecil seiring dengan dimatikannya mesin tersebut. keringet dingin

Yang tertinggal hanya keheningan penonton yang shock, angin yang bertiup kencang, dan kalung milik Hazel yang tadi kutemukan.

--- END ---

kasi komen, pliss Berapi-api


Terakhir diubah oleh kaitokid tanggal Tue Feb 17, 2009 6:00 pm, total 4 kali diubah
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://aptx4869forum.co.nr
Aqua Dafille Sherviara
GLOOM HEAD
GLOOM HEAD


Jumlah posting : 392
Age : 20
Lokasi : Rempoa. Jakarta apa Tangerang ya? Aku aja gk tau...
Registration date : 16.01.09

Character sheet
The...:
Quotes:
Class:

PostSubyek: Re: Chrono Trigger versi Leaves Residence =3   Mon Feb 16, 2009 5:47 pm

Adoooh Hazel huh? Hazel? Wakakakakak!!
Wedew, ceritanya bagus~
Cuman Toya2an ntu aku nggak ngerti.... Drmn datengnya?

_________________
Click picture below to visit my gallery~
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://leaves-residence.fantasyboard.net
Kousan
4th Child
4th Child


Jumlah posting : 256
Age : 21
Lokasi : Cibinong bogor jawa barat bumi bimasakti
Registration date : 24.01.09

Character sheet
The...:
Quotes:
Class:

PostSubyek: Re: Chrono Trigger versi Leaves Residence =3   Mon Feb 16, 2009 5:52 pm

wahahahaha.........

bagus kaito...anda memang punya bakat untuk mengarang...

kalo bisa lanjutin lagi di part 2-nya...

kasian si icchan...jadi orang kampung disitu

what is toya??
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Aqua Dafille Sherviara
GLOOM HEAD
GLOOM HEAD


Jumlah posting : 392
Age : 20
Lokasi : Rempoa. Jakarta apa Tangerang ya? Aku aja gk tau...
Registration date : 16.01.09

Character sheet
The...:
Quotes:
Class:

PostSubyek: Re: Chrono Trigger versi Leaves Residence =3   Mon Feb 16, 2009 5:58 pm

Asem ni Kousan
Mungkin saia akan memberi beberapa perbedaan & kesamaan saia yg asli dg saia yg d situ~
-Saia memang kampungan
-Saia memang gak boleh minum soda
-Saia sangat cuek
-Saia bersuara Bass (padahal cewek~)
-Saia memang suka mencoba hal yg baru...
-Saia benci Aksesoris
Tapi namanya jg cerita.... Iya kn? Wakakakakak hyahaha

_________________
Click picture below to visit my gallery~
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://leaves-residence.fantasyboard.net
kaitokid
4th Child
4th Child


Jumlah posting : 281
Age : 24
Lokasi : Malang ~ heypanasmeeen
Registration date : 24.01.09

PostSubyek: Re: Chrono Trigger versi Leaves Residence =3   Mon Feb 16, 2009 7:31 pm

@hazel: toya? aaah,, salah teken!! emang sih, tadinya aku mau jadiin peran hazel namanya toya,, tapi gak jadi XP

@kousan : iya nih... lagi bikin lanjutannya


sankyuu semua wkwkwk

barusan kuedit... tolong dibaca lagi fanficnya...

soalnya blump baru sempurnaaa

__________________

Baik, ini lanjutannya Sensei Inta, Madam Kousan, dan yang lainnya

"Kou.. Kousan!! Kemana anak itu?!" Kata Hakuito. Antara kaget, marah dan bingung.
"A.. Aku tak tahu..."
"Tidak tahu?!"

Penonton mulai ribut.

keringet dingin

"Err.. Sekian acara hari ini, silahkan datang lagi!" Kata Hakuito mengusir penonton yang mulai pergi satu demi satu.

"Aku yakin aku pernah melihat gadis itu.. Tapi dimana.." Kata Kousan serius.

Aku yang tak tahu harus apa, mulai memungut kalung itu.

"Kou, coba lakukan teleport lagi." kataku.
"Hah? Kau serius? Kita ngga tau alat ini membawa dia kemana!"
"Tapi aku harus menolongnya, Kou!! Dia terlibat masalah ini gara-gara aku membawanya kemari!" Kataku mendesak Kousan.
"... Baiklah. Tapi bila ada apa-apa, jangan memaksakan diri!" Kata Kousan sambil mendekati mesin teleportnya.
"Mari kita lakukan ayah!" our hero~

Kousan mulai memompa mesin tersebut, dan Hakuitoi mulai membuka program. Dengan hentakan tombol enter, mesin tersebut mulai bereaksi. Terhadap kalung Hazel.

"Inikah sebabnya Hazel gagal berteleport?" Tanyaku dalam hati.

Arus listrik mulai terjadi, dan sengatannya membuat kulitku sakit. Aku melihat Kousan berteriak, berbicara sesuatu padaku, namun aku tak bisa mendengarnya. Aku memejamkan mataku. pada saat aku membukanya, tanpa kusadari aku ditarik oleh sesuatu dari belakang. Dan Hakuito, Hazel, dan semua terlihat semakin menjauh.

Dan kemudian aku terjatuh di hutan yang tak kukenal. Chu.. Chutto?!

--- ??? ---

Aku mulai menjelajahi tempat tersebut. Aku yakin aku tahu semua tempat di Truce Village, tapi tidak yang satu ini.

Tiba-tiba sebuah batu sebesar kepalan tangan melesat dari balik semak-semak. Aku setengah mati menghindar. Dan kemudian, terdengar suara aneh dari balik semak-semak tersebut. Makhluk pendek, berkulit biru dan bertelinga panjang menari-nari darisana. Mungkin mengira batu itu mengenai kepalaku. Aku mengambil batang pohon didekatku, dan memukul makhluk itu dengan sekali pukulan. Ia langsung pingsan, dan aku langsung kabur keluar hutan itu. tonjok

Aku ngga yakin ama tempat ini, tapi aku ngerasain kalau aku tahu tempat ini. Datarannya, baunya, pohon-pohonnya, hutannya... Dan yang paling jelas, Istananya. Chu.. Chutto?!

Ya, Istana Beatlemania yang megah masih ada disana. Dan aku yakin, ini adalah Truce Village. Dan aku yakin, seharusnya hutan yang tadi aku lewati adalah Rie Square.

... Dan aku yakin, rumah ini seharusnya adalah rumahku. Tapi kok beda? =_="

Akupun masuk kedalam. Seseorang melotot melihatku memasuki rumahku tanpa izin. (?)

"Hei, maling! Ngapain kamu maling siang-siang gini?!" Katanya sambil membawa pedangnya. keringet dingin

Aku shock. Ini kan harusnya rumahku! Ada apa ini sebenarnya?!

"Err.. Kamu tahu Rhey?" Tanyaku
"Rhey? Rhey siapa? =A= Keluar sekarang sebelum saya bunuh kamu!"

Ya ampun, bunuh . Aku langsung lari keluar, dan kemudian saking ga tau mo ngapain lagi, aku nyandar di tembok air mancur yang juga seharusnya ngga ada disana.

"Mama, aku pengen pulang.. " pikirku. Pada saat aku mau masuk lagi ke hutan, aku mikir ulang. nyaaa

"Udah gelap, ntar ada monster kayak tadi dulu... Lebih baik aku cari senjata dulu" Pikirku.

Kemudian aku pergi ke toko senjata yang masih buka. Dan membeli pedang termurah disana. 350G. Aku juga membeli Tonic, Heal dan Shelter, takutnya aku tersesat dan terluka di hutan.

Ketika aku masuk hutan, kusadari seharusnya aku beli lampu juga. Namun telat. Aku ngga bisa nemuin jalan keluar. Akhirnya setelah berputar-putar, aku sampai di Istana Beatlemania.

Aku belum pernah kesini sebelumnya, tapi aku lapar dan haus. Dan hari sudah malam. Mungkin mereka bisa memberi sesuatu?

Aku memasuki istana. Dua penjaga mencegatku, dan mulai menginterogasi. Kretek

Hei! Siapa kamu?"
"Err saya Kaito, Kiito, Kitty, Kanno, Chuama, Kyosuke, Kanou, ah, entahlah mau panggil apa saja"
"Pakaian kamu aneh, darimana asalmu?!"
"Err dari Truce"
"Ha, bohong kamu.. Pakaian ini bukan Truce.. Dandananmu juga aneh! Jangan-jangan kamu anak buah Vanon?"

Pada saat aku dimainin gitu, tiba-tiba ada cewek yang dateng suteki~

"Apa-apaan kalian!" Kata cewek itu.
"Pe.. Permaisuri Mizu! Maafkan kami, kami hanya sedang menginterogasi orang mencurigakan ini.."
"Hmm? Kata permaisuri itu sambil menatapku."
"Oh, dia temanku. Persilahkan dia masuk"
"H.. Hah? " kata 2 penjaga tersebut
"Dan kamu, Kaito, silahkan nanti masuk ke kamarku.." Kata Permaisuri itu lagi, sambil membalikkan tubuhnya dan melengos.

Aku yang bingung, segera menyusulnya ke kamarnya. Ketika melewati pelayannya, aku mendengar bisik-bisik mereka tentang permaisuri yang bertingkah aneh. eh?

Akupun masuk kedalam kamar Permaisuri Mizu.

"Ah, tamuku sudah datang. Pelayan, silahkan tinggalkan kami berdua"
"Baik permaisuri" Kata pelayan tersebut sambil menatap kami berdua dengan curiga

Tiba-tiba permaisuri tersebut cekikikan.

Dan akupun nyadar. Ternyata dia Hazel! Boleh yaaa

"Ya ampun, Kaito! Wajahmu kaku banget! 24.gif " katanya ngga bisa membendung ketawanya.
"Ha.. Hazel?! Kenapa kamu bisa ada disini?!" tanyaku kaget.
"Aku juga ngga tahu... Setelah diteleport gitu, aku pingsan disuatu tempat dihutan. Tahu-tahu setelah sadar, orang-orang istana ini membawaku kesini, dan memanggilku Permaisuri Mizu!"

Aku tak bisa komentar melihat senyum manis Hazel.

"Aku sempat kuatir, tapi aku percaya Kaito akan datang menyelamatkanku.." Katanya dengan senyum diiringi pipinya yang memerah.

Aku makin tak bisa komentar. suteki~

Tiba-tiba, tubuh Hazel terlihat agak transparan.

"Eh?" Kata kami berdua
"A.. Apa yang terjadi, Hazel?" tanyaku
"Ti.. Tidak tahu.. A.. Apa ini?" tanya Hazel balik
"Ka.. Kaito!!" teriaknya.

Aku berlari menuju arah Hazel, berusaha menggapainya. Namun seperti Deja Vu, ia menghilang tepat didepanku.

Panik, aku berlari keluar dari kamar itu. Dari istana. Aku yakin ini cuma mimpi, dan mama Rhey pasti akan membangunkanku sebentar lagi. Ooouh



Dan tiba-tiba, Sei muncul dihadapanku.

--- To be continued...

komen pliss Berapi-api
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://aptx4869forum.co.nr
Aqua Dafille Sherviara
GLOOM HEAD
GLOOM HEAD


Jumlah posting : 392
Age : 20
Lokasi : Rempoa. Jakarta apa Tangerang ya? Aku aja gk tau...
Registration date : 16.01.09

Character sheet
The...:
Quotes:
Class:

PostSubyek: Re: Chrono Trigger versi Leaves Residence =3   Tue Feb 17, 2009 4:14 pm

You Hell! (ups sori~)
Inta emang suka ngakak si...
Tp ngebayangin klo Kaitokid sebenernya cewek, Inta rada2 merinding bacanya...
Yuri!! ngakak ngakak

_________________
Click picture below to visit my gallery~
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://leaves-residence.fantasyboard.net
kaitokid
4th Child
4th Child


Jumlah posting : 281
Age : 24
Lokasi : Malang ~ heypanasmeeen
Registration date : 24.01.09

PostSubyek: Re: Chrono Trigger versi Leaves Residence =3   Tue Feb 17, 2009 4:22 pm

huehehehehe ^_^

mu dilanjutin lagi, ah ~
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://aptx4869forum.co.nr
Kousan
4th Child
4th Child


Jumlah posting : 256
Age : 21
Lokasi : Cibinong bogor jawa barat bumi bimasakti
Registration date : 24.01.09

Character sheet
The...:
Quotes:
Class:

PostSubyek: Re: Chrono Trigger versi Leaves Residence =3   Mon Mar 02, 2009 2:49 pm

hwaahhaha si hazelnut jadi permaisuri ngakak
sebenarnya apakah kalung si hazel itu??
saksikan minggu depan
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
kaitokid
4th Child
4th Child


Jumlah posting : 281
Age : 24
Lokasi : Malang ~ heypanasmeeen
Registration date : 24.01.09

PostSubyek: Re: Chrono Trigger versi Leaves Residence =3   Wed Mar 04, 2009 8:00 pm

ini dia lanjutannya:
______________________


"Kaito!! Aku mencarimu kemana-mana!" Kata Kousan.

Aku masih panik.

"Kenapa kamu?" Tanya Kousan. "Mana Hazel?"
"Di.. Dia hilang, tepat didepanku!" Kataku panik.
"Hmm... Sudah kuduga..." Kata Kousan.
"Apa maksudmu, Kousan?" Tanyaku lagi. Penjelasan secara logis mungkin bisa menenangkanku.

"Setelah kau pergi, aku mengutak-atik mesin teleportku. Dan ternyata, dengan sedikit modifikasi, mesinku memiliki alternatif fungsi sebagai mesin waktu!"
"Me.. Mesin waktu?" Seruku, kaget. Ternyata penjelasan secara logis hanya sebatas impian.
"Ya. Dan sekarang, kita ada di tahun 600AD. Pernah dengar Negi, komandan The Knight of Square Table? Kita hidup di jamannya! Kalau beruntung, kita mungkin bisa bertemu dengannya!" kata Kousan berseri-seri.

Aku tidak habis pikir, bagaimana bisa dia terlihat senang ditengah kekacauan ini.

"Ah ya, mengenai Hazel ... Dia menghilang, kan?"
"Iya... Bagaimana bisa?"
"Sewaktu sampai kesini, aku mulai mencari informasi tentang Hazel dan kamu. Kudengar ada anak depresi yang ngga tau harus ngapain, dan aku yakin itu kamu"

Berapi-api

"Dan hilangnya Permaisuri Mizu, kemudian ditemukannya lagi, namun sifatnya jadi berbeda. Aku yakin, kemungkinan besar, permaisuri Mizu yang asli masih tetap hilang, namun ketika mereka menemukan Hazel, mereka mengira bahwa Hazel adalah Permaisuri Mizu!"
"Eh? Bagaimana kamu tahu bahwa Permaisuri Mizu adalah Hazel?"
"Tentu saja. Bagaimanapun, Permaisuri Mizu adalah nenek moyang Hazel! Tidak aneh kalau mereka mirip..."
"APA?! Jadi... Hazel adalah..."
"Ya, benar. Dia adalah putri kerajaan Beatlemania, Putri Amanda."

Aku hanya bisa diam membatu.

"Dan penyebab dia hilang, seperti yang telah kuduga, adalah karena nyawa Permaisuri Mizu ada diujung tanduk! Kalau kita nggak menyelamatkannya, Hazel akan hilang selamanya!" Seru Kousan.
"Ka.. Kalau begitu, kita harus cepat menyelamatkan Permaisuri Mizu!" Kataku tiba-tiba.
"Aku yang menyeretnya ke masalah ini, aku harus menolongnya juga!" Kataku. Sebenarnya aku teringat kata-kata Hazel dikamar tadi. Nggak tega aku ninggalin dia sekarang.
"Ha! Pangeran kesiangan.." Kata Kousan.

Kamipun berlari keluar hutan.

--- 600AD ---

"Dari apa yang aku dengar, di Kathedral kadang terdengar suara tak lazim. Kita harus memeriksa tempat ini." Kata Kousan.

Aku ngangguk-ngangguk aja sambil ngikutin dia masuk Kathedral.

Kami memasuki tempat itu. Disana berdiri beberapa orang biarawati yang menjaga tempat itu. Suasana Kathedral yang tenang membuatku agak mengantuk.

Kami memeriksa sekeliling Kathedral, namun kami tak menemukan apa-apa. Hingga pada saat kami mau keluar, aku melihat pin rambut yang mirip dengan yang digunakan Hazel, tergeletak begitu saja di lantai.

"Hei, Kousan. Lihat ini." Kataku menunjukkan pin tersebut.
"I.. Ini, pin rambut kerajaan! Permaisuri Mizu pasti ada disini..."
"Tapi kita kan sudah memeriksa tempat ini dengan..."

Belum aku habis bicara, Kousan langsung membidikku dengan Dart Gun-nya dan langsung menembak. Nyaris mengenaiku, namun tidak kena. Aku mau berteriak pada Kousan, namun sebelum suaraku keluar, monster naga berwarna pink sudah ada dibelakang Kousan dan hampir mencabik Kousan, kalau aku tak mengeluarkan pedangku dan menusuk dan mendorong bahu monster itu.

Kini aku dan Kousan saling membelakangi. Aku memutar-mutarkan badanku sambil menghunuskan pedang, mencabik beberapa musuh sekaligus. Namun tak begitu efektif, yang ada aku malah pusing. Kousan memanfaatkan fire throw dari pistol yang dibawanya, namun hanya bisa mengenai satu musuh saja.

Monster-monster itu seolah tak ada habisnya. Dan kami mulai kewalahan.

"Kaito! Kesini!" teriak Kousan.

Aku melompat kearah Kousan.

"Ada apa?"
"Satukan pedangmu ama api dari pistolku! Mereka lemah terhadap api!"

Ide yang bagus. Kenapa tak terpikir olehku.

Kemudian Kousan mulai mengoleskan semacam cairan di pedangku, dan membakarnya dengan fire throw. Aku mulai berputar-putar sambil menghunus pedang api tersebut. Pusing, namun kulihat monster tersebut tumbang satu demi satu.

Hingga monster terakhir, dibakar oleh Kousan sendiri. Aku sudah tak bisa berdiri.

"Yatta!!" Kata Kousan melompat kegirangan.

Namun tanpa disadarinya, satu monster masih tersisa. Dan ada dibelakang dia.

"Kou.. KOUSAN!!"

*BRUAKK!!* Kousan terbanting ke lantai. Kepalanya berdarah dan dia tidak bergerak. Aku berusaha untuk bangkit, namun kakiku terlalu lemah untuk itu.

Monster itu kemudian mulai berjalan ke arah Kousan.

"Kousan!!"

____________________________

komen plis Woy!
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://aptx4869forum.co.nr
Kousan
4th Child
4th Child


Jumlah posting : 256
Age : 21
Lokasi : Cibinong bogor jawa barat bumi bimasakti
Registration date : 24.01.09

Character sheet
The...:
Quotes:
Class:

PostSubyek: Re: Chrono Trigger versi Leaves Residence =3   Thu Mar 05, 2009 12:59 pm

Muntah darah

kousan malang.......
apakah dia masih hidup??
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Alice Springfield
RP Staff


Jumlah posting : 199
Age : 19
Lokasi : Home..Sweet..Home..
Registration date : 15.02.09

Character sheet
The...: Other Crew on RP
Quotes: shut up!shut up!shut up!!
Class: 7th Grade

PostSubyek: Re: Chrono Trigger versi Leaves Residence =3   Thu Mar 05, 2009 8:11 pm

Innalilahi wa innalilahi rajiun..wueh..klo boleh tanya,ditambah sdikit nggak apa2?mumpung aku lg punya ide.Ohya,peranku keren!!jd komandan!!Sankyuu..Gimana nih lanjutannya??Jadi nggak sabar!!

_________________
KINGDOM HEARTS LOVERS!!


Siggy by Gema Gegecchi/Negi Sanzenin

Spoiler:
 
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://friends4ever.chforum.net
kaitokid
4th Child
4th Child


Jumlah posting : 281
Age : 24
Lokasi : Malang ~ heypanasmeeen
Registration date : 24.01.09

PostSubyek: Re: Chrono Trigger versi Leaves Residence =3   Thu Mar 05, 2009 11:50 pm

wkwkwk hei kaos,, sabarlah...

@negi : uda diubah tuh ^^




"Kous!!!" Teriakku keras, namun Kousan hanya bisa merintih kesakitan

Tiba-tiba, seseorang melompat dari atas, dan membelah monster itu dengan pedangnya.

"Kemampuan pedangmu harus lebih diathah, nak..." katanya.

Aku tak percaya apa yang kulihat. Seekor kodok ijo raksasa berdiri pake dua kaki megang pedang pake baju DAN NGOMONG!! DAN DIA BILANG KALO KEMAMPUAN PEDANGKU MASIH HARUS LEBIH DIATHAH DIASAH!!!

"Hmm... Thampaknya penampilanku membuatmu thakut..." Katanya sambil membalikkan badan.
"Bu.. Bukan begitu p..pp..pak.. Saya cuma kaget" Kataku sambil berdiri dan melihat keadaan Kousan. Dia hanya terluka sedikit, rupanya. Aku langsung memberikan tonic dan dia langsung sadar.
"KO.. KODOK!!!" Teriak Kousan setelah dia melihat makhluk orang itu.
"Hmph..." Katanya sambil berbalik pergi.
"Tu.. Tunggu tuan! Saya berterima kasih karena tuan sudah menolong teman saya.." Kataku
"Eh? Dia menolongku?" Gumam Kousan.
"Thidak ada yang aneh dhengan menolong thethama"
"Se.. Sesama.." Batinku dan Kousan.

Kousan kemudian berdiri dan meminta maaf.

"Ma.. Maafkan saya atas kelancangan saya! Terima kasih sudah menolongku!"
"Ya, thak apa." Katanya.
"Aku haruth pergi, Permaithuri Mizu mungkin thudah menungguku." Kata orang itu.
"Pe.. Permaisuri Mizu? Menunggu kodok?" Batinku lagi.
"Permaisuri Mizu? Kami juga berniat menolongnya!" Kata Kousan. "Bagaimana kalau kita bersama-sama pergi?"
"Hmm.. Athalkan kalian thak jadi penghalang, aku thetuju thaja" Katanya.
"Di.. Dibantu kodok..." Batinku.
"Namaku Izayoi Nagisa ( wkwkwk ) . Kenalkan."

---

Kami menemukan sebuah tombol rahasia dibalik organ. Setelah kami menekan tombol tersebut, tiba-tiba muncul sebuah pintu dan kami memasuki pintu tersebut.

Setelah berjalan keliling, akhirnya kami menemukan ujung kathedral tersebut.

Kami membuka sebuah pintu besar, dan kami melihat Penasihat Kerajaan Negi dan Permaisuri Mizu.

"Ba.. bagaimana kalian bisa masuk ke tempat ini?!" Kata Penasihat Negi.
"Izayoi!" Kata permaisuri Mizu.

Te.. Ternyata Permaisuri tersebut benar-benar menunggu kodok ini.

"Permaithuri! Berlindunglah ke thempat yang aman!" Kata Izayoi.
"Kalian!!! Kalian takkan bisa lolos dari sini!" Kata penasihat Negi.
"TRUE FORM, ACTIVATED!!!" Teriaknya. Sejurus kemudian, penasihat Negi berubah menjadi monster.
"Ini bukan penasihat Negi yang asli... Kita bisa dengan santai membunuhnya" Kata Izayoi.

Monster ini tak terlalu susah dikalahkan. Aku dan Izayoi menyerang secara bersamaan menggunakan pedang kami, membentuk huruf X. Sedangkan Kousan hanya diam disamping sambil menyiapkan Tonic dan Heal, takutnya ada diantara kami yang terluka.

Akhirnya monster itu dikalahkan, dan semua senang.

Kami menemukan penasihat Negi yang asli dikurung didalam kotak harta =_="

Permaisuri Mizu keluar dari tempat persembunyiannya dan menghampiri kami.

"Ah, penasihat Negi! Anda baik-baik saja!" Ujar permaisuri Mizu.
"Ya, seperti yang anda lihat, permaisuri! Saya baik-baik saja!" Kata Negi semangat.
"Terima kasih Izayoi ... Dan kalian. Kalau tak ada kalian, aku tidak tahu akan bagaimana jadinya..." Kata permaisuri Mizu sambil menundukkan kepalanya. Berbeda sekali dengan Hazel yang blak-blakan.

HAZEL!!

Setelah sekarang Permaisuri Mizu kami selamatkan, bagaimana dengan Hazel sekarang?

"Kalau begitu, mari kita pulang ke istana..." Kata Negi.

---

"Kami sangat berterima kasih sekali pada kalian... Kata King Devi. "Andaikan tidak ada kalian..."

"Ah, tak masalah" kataku. Aku segera menghampiri Kousan dan setengah berbisik padanya, "Kou, Hazel?"

"Aku nggak tahu. Kenapa kita nggak ke kamarnya aja?" kata Kousan sambil melirik matanya kearah tangga istana.

Kami segera pergi ke kamar dimana Hazel menghilang...

______________________

To be Continued

Komen plis Berapi-api
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://aptx4869forum.co.nr
Alice Springfield
RP Staff


Jumlah posting : 199
Age : 19
Lokasi : Home..Sweet..Home..
Registration date : 15.02.09

Character sheet
The...: Other Crew on RP
Quotes: shut up!shut up!shut up!!
Class: 7th Grade

PostSubyek: Re: Chrono Trigger versi Leaves Residence =3   Fri Mar 06, 2009 11:56 am

wakakak..aku jadi Penasihat ya??Kenapa nggak jadi Penasihat yang ternyata penyihir terkuat dikerajaan Permaisuri Mizu?Kan keren tuh..

_________________
KINGDOM HEARTS LOVERS!!


Siggy by Gema Gegecchi/Negi Sanzenin

Spoiler:
 
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://friends4ever.chforum.net
Kousan
4th Child
4th Child


Jumlah posting : 256
Age : 21
Lokasi : Cibinong bogor jawa barat bumi bimasakti
Registration date : 24.01.09

Character sheet
The...:
Quotes:
Class:

PostSubyek: Re: Chrono Trigger versi Leaves Residence =3   Fri Mar 06, 2009 12:51 pm

Mya-Ha~Ha

si Kousan masih idup
Napa ga dibuat RP aja??
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
kaitokid
4th Child
4th Child


Jumlah posting : 281
Age : 24
Lokasi : Malang ~ heypanasmeeen
Registration date : 24.01.09

PostSubyek: Re: Chrono Trigger versi Leaves Residence =3   Fri Mar 06, 2009 1:28 pm

err ~ gmana cara.a ?? *dtampar

huehehhe....soalnya saya blum bgitu ngerti RP

tapi boleh juga
________________________________

--- 600AD ---

Sesampainya di kamar Hazel Permaisuri Mizu, kami tidak menemukan Hazel. Selama berlari menaiki tangga dari tadi, saya kepikiran. Kalau kamar Permaisuri Mizu dan Raja Devi pisah gini, gimana Hazel bisa lahir? =_=

"Hazel ngga ada juga disini!" Tiba-tiba teriakan Kousan menyadari lamunanku.
"Uwah, gimana ini..."
"Jangan-jangan, ada yang salah..."

Selagi kami menyoroti panggung dengan aura suram, tiba-tiba cahaya hijau muncul entah dari mana.

Dan dari cahaya itu, muncul Hazel.

Aku langsung berlari ke arahnya dan memeluknya sebelum dia jatuh lemas.

"Ha-Hazel!! Daijoubu kah?!"
"Kaito? A.. Aku.. Tadi aku ada di tempat gelap.. Dan aku..."
"Tidak apa-apa, Hazel... Semua sudah baik-baik saja. Tidak ada yang perlu lagi dikuatirkan"
"Oh, Kaito..."
"Oh, Hazel..."
"Oh, Kaito..."
"Oh, Hazel..."


"ITAI!!!"
"Jangan sembarangan memeluk putri kerajaan!" kata Kousan sinis.
"Kou.. Kousan?! Kamu juga ada disini?"

Hening sejenak. Kecuali saya yang mengerang kesakitan.

"Hehehe. Kurasa rahasia kecilku ketauan, ya," kata Hazel sambil menjitak kepalanya.

Imutnya~

"Ya, putri Amanda. Semua sudah jelas" Kata Kousan sambil berlutut.
"Hentikan itu, Kousan. Panggil saja aku Hazel. Dan aku benci formalitas!"

Kousan menatap kearahku.

"Ya, identitasku sebenarnya adalah Putri Amanda dari kerajaan Beatlemania. Aku melarikan diri dari istana, karena aku ingin melihat festival dengan mataku sendiri - hal yang mustahil dilakukan secara legal. Ayahku tak mengizinkan aku pergi."
"Makanya itu, Kaito. Aku berbohong padamu. Kamu pasti nggak mau mengajak aku jalan-jalan, kan, kalau kamu tau kalau aku is putri kerajaan?"

Aku menggaruk kepala.

"Nggak juga. siapapun kamu, kalau kamu mengajakku, aku pasti mau membawamu kemana-mana." kataku jujur.

Faktor tampang Hazel yang imut juga membantu btw

"Ooh, Kaito! Inilah kenapa aku suka ama kamu!" Kata Hazel sambil memelukku.

"Hm baik ehem" Kata Kousan.
"Kita sekarang harus pulang. Nanti Hazel dicariin."
"Baik madame"

Kamipun menuruni tangga.

Dan berjalan keluar menuju pintu gerbang Istana, ketika kami bertemu dengan Sir Izayoi lagi.

"KUODOOOK!!!" teriak Hazel
"Thampangmu than Permaisuri Mizu memang mirip, thapi thifat kalian berbeda thekali..." Kata Izayoi sambil membelakangi kami. Kayaknya dia cuma pengen liad tampang Hazel saja, setelah itu baru dia pulang ke tharangnya rumahnya...
"Kaitho, kamu bisa jadi thwordthman yang baik kalau kamu therus lathian... Athioth Amigoth (adios amigos)!!"

"A-Amigoth.." batinku.

Lalu Izayoi pun pergi tak meninggalkan jejak.

"Izayoi.. Kamu memang kodok orang yang baik..." Gumam Kousan.

---

Kamipun kembali ke tempat kami muncul di era ini. Hutan di daerah dekat istana.

"Lalu, bagaimana kita bisa balik lagi?" Tanya Hazel.
"Ohohoho... Saudara-saudara sekalian!! Inilah alat terbaru ciptaan prof. Kousan!! Gate key!!!" Lalu ada SFX eng ing eng entah dari mana. Sepertinya ada tape yang ditaro Kousan disekitar sini sebelum dia pergi mencariku.
"Uwah!! Hebat!" Seru Hazel.
"Err lalu itu buat apa?" Tanyanya setelah berpikir sejenak.
"Haha! behold!!"

Tiba-tiba setelah Kousan menekan tombol di gate key itu, sebuah lubang waktu yang sama persis yang menelan Hazel muncul.

"Ini akan membawa kita ke era kita!"
"Uwah, gokurosama!"
"Maaf Kaito nama saya Kou-sama bukan Gokuro-sama."

=A=

Ya mari lewati bagian garing ini. Setelah itu kami masuk melompat kedalam lubang ini, dan melewati terowongan waktu mirip di Doraemon.

Lalu kami keluar di festival! Ini benar-benar terjadi, baru saja saya mengarungi 400 tahun gap waktu!

"Hore! Hari ini menyenangkan sekali! hati riang gembira~ " Seru Hazel.
"Hei Kaito, jadilah seorang gentleman dan antar Hazel kembali ke rumahnya! Aku ada urusan, nanti kita ngumpul lagi. Ciao!" lambai Kousanu
"Bye Kous!"
"Bye Hazel!" lanjut Kousan

Kousan berlari tanpa memandang kearah kami lagi.

"Err.. jadi, mau pulang sekarang?" tanyaku. kaku.
"Yup! Antarkan aku, pangeran!" =A=

--- 1000AD ---

Kami memasuki hutan sebelum sampai di istana Beatlemania. Istana itu tidak berubah, 400 tahun masih begini-begini saja luarnya.

"Aku pulang! hati riang gembira~ " Kata Hazel sambil berlari-lari kedalam istana.
"Aku pulang! hati riang gembira~ " Aku juga ikut2an. Uwa saya sudah menolong Hazel, boleh dong merasa sedikit akrab dengan orang2 istana :yaahh:

"TANGKAP PENCULIK ITU!!!" seru beberapa prajurit

"Ada apa ini ada apa" seruku kaget

"Kaito!!!" teriak Hazel.

"Hah?! Ada apa ini ada apa?!" kata Penasihat Negi tiba-tiba

"Penasihat Negi!!! Apa yang anda lakukan?!" teriak Hazel lagi.

Sebelum sadar, tiba-tiba prajurit istana mengelilingiku.
Mengacungkan tombak kearahku.
Mendorongku jatuh ke tanah.
Menginjak punggungku dengan keras.
Memborgol tanganku dari belakang.

Dan tiba-tiba, semua gelap.


Aku tak ingat apa-apa...

___________________________________

To be continued

---

komen.... Berapi-api
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://aptx4869forum.co.nr
Alice Springfield
RP Staff


Jumlah posting : 199
Age : 19
Lokasi : Home..Sweet..Home..
Registration date : 15.02.09

Character sheet
The...: Other Crew on RP
Quotes: shut up!shut up!shut up!!
Class: 7th Grade

PostSubyek: Re: Chrono Trigger versi Leaves Residence =3   Fri Mar 06, 2009 2:03 pm

waduh..tambah sadis aja nih..eh penasihat Negi itu jadiin penyihir terkuat di kerajaan tapi baek..(Good Witch)oke..tambah seru nih cerita..

_________________
KINGDOM HEARTS LOVERS!!


Siggy by Gema Gegecchi/Negi Sanzenin

Spoiler:
 
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://friends4ever.chforum.net
kaitokid
4th Child
4th Child


Jumlah posting : 281
Age : 24
Lokasi : Malang ~ heypanasmeeen
Registration date : 24.01.09

PostSubyek: Re: Chrono Trigger versi Leaves Residence =3   Thu Mar 12, 2009 4:12 pm

--- 1000AD ---

Kepalaku berkunang-kunang saat aku menyadari dimana aku sekarang.

Tempat yang bau, lembab, gelap... Dan berteralis. Penjara.

Aku duduk sambil memegang dahiku, berusaha mengingat kronologi waktu sebelum aku masuk ke tempat ini.

Bangun tidur kuterus ngasih makan Yellopi, pamit ke mama Rhey ke festival, ketemu Hazel, kembali ke masa lalu, ketemu Kousan, nyelametin permaisuri, balik lagi ke masa sekarang, pergi ke istana...

Ya benar. Lalu habis itu entah kenapa saya diteriakin penculik dan dibuat pingsan.

Aku berdiri dan berjalan menuju pintu teralis penjara. Dua penjaga menjagaku diluar.

"Err.. Mas mas?" Sapaku.
"..."
"Err.. Buka pintu!" kataku terbata-bata.
"Siapa ini? Bicara sekarang!".
"Ah, sialan lo!! Cepatan buka pintu!"
"Ah, tai!!"

untuk referensi klik disini

Lalu salah satu dari penjaga itu berbalik dan membukakan kunci pintu penjara.

"Ahaha, it worked! hati riang gembira~ " batinku.
"Uwa makasih mas, mas baek deh " kataku

Namun tanpa basa-basi, dia menendangku dengan sepatu bootnya yang terbuat dari besi.

"Diam kamu disana! Beberapa jam lagi kamu bakal dieksekusi, nikmati hidupmu sebaik mungkin! Auhauahuhauha!!! "
"E.. Eksekusi?" kataku kaget
"Ya eksekusi, Auahuahuhauha!!! "

Aku tertegun sesaat.

Aku menyelamatkan putri kerajaan, for god's sake!! Kenapa malah dieksekusi?!"

Prajurit itu menendangku lagi. Ulu hatiku nyeri, tapi kutahan.

"Sudah diam kamu disini!! Cicong ang!"

Aku tak bisa diam saja. Aku harus kabur dari sini.

Ketika prajurit itu berbalik, aku langsung mencabut pedangnya yang tergantung di samping pinggulnya dan langsung menusuk prajurit itu dari belakang. Bunyi krompyang yang dihasilkan dari jatuhnya prajurit berarmor itu mengundang prajurit yang satu lagi masuk kedalam penjaraku dan tanpa basa basi menyerangku dengan pedangnya. Aku mengangkat pedangku, dan mengayunkannya dengan keras sehingga angin yang dihasilkan mengoyakkan prajurit itu dan membuatnya pingsan.

Tanpa pikir panjang aku langsung lari keluar, mencari jalan keluar.

--- 1000AD ---

Prajurit yang menjaga penjara ini lumayan banyak, tapi semuanya ecek-ecek.

Nggak lama sampai akhirnya aku nemuin jalan keluarnya yang dijaga penjaga yang keliatannya lemah.

"Ba!" teriakku.
"MAMII!!! " dia langsung kabur keluar, namun sebuah suara tembakan mengagetkanku.

"Kitty (eh?)!!! Aku akan datang menyelamatkanmu!! Tunggulah!!"

Suara itu terdengar familiar sekali. Kousan.

Aku berjalan pelan-pelan menuju pintu keluar, hanya memergoki Kousan sedang merogoh tubuh malang itu.

"Ngapain kamu Kousan?"

"Ka-Kaito?!"



"Kamu udah bebas?"
"Nggak saya kabur"
"Oh."
"Kamu ngapain?"
"Ngga ini lagi nyari2 barang kali aja ada barang bagus"
"Nyolong?"
"Err..."

Pada saat kami ngobrol ngga jelas seperti itu, tiba-tiba penasihat Negi datang keluar dan teriak-teriak

"Itu mereka!!! Jangan biarkan mereka lolos!!! Keluarkan Dragon Tank!!!"

Lalu dari arah entah dari mana terdengar bunyi grugrgru dan sebuah tank berbentuk naga berlari kearah kami dengan kecepatan tinggi

"DIE!!! " penasihat Negi mukul2 meja setelah itu kabur kedalam istana

To be continued... leave a comment is WAJIB
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://aptx4869forum.co.nr
Alice Springfield
RP Staff


Jumlah posting : 199
Age : 19
Lokasi : Home..Sweet..Home..
Registration date : 15.02.09

Character sheet
The...: Other Crew on RP
Quotes: shut up!shut up!shut up!!
Class: 7th Grade

PostSubyek: Re: Chrono Trigger versi Leaves Residence =3   Thu Mar 12, 2009 7:35 pm

uwa..sadis amat~
Aduh..aku kan mintanya jd protagonis(tokoh baek)..Lagi-lagi gw besikap kejam lagi~

_________________
KINGDOM HEARTS LOVERS!!


Siggy by Gema Gegecchi/Negi Sanzenin

Spoiler:
 
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://friends4ever.chforum.net
Haitoku no Jonetsu
Youngest Child
Youngest Child


Jumlah posting : 45
Age : 23
Lokasi : Tidak memnentu , kadang di rumah , kadang di sekolah , dan terkadang nyasar ke papua
Registration date : 12.02.09

PostSubyek: Re: Chrono Trigger versi Leaves Residence =3   Sat Mar 14, 2009 7:44 pm

wooohooo....copy ah..mayan bwat bacaan..^^;
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://www.yakyuu-boys.forumotion.com
kaitokid
4th Child
4th Child


Jumlah posting : 281
Age : 24
Lokasi : Malang ~ heypanasmeeen
Registration date : 24.01.09

PostSubyek: Re: Chrono Trigger versi Leaves Residence =3   Sat Mar 21, 2009 11:26 am

--- 1000AD ---

Aku melompat menghindari tabrakan naga itu. Aku menengok kebelakang, memastikan Kousan baik-baik saja. Ia melompat segera setelah melemparkan bom api ke robot naga itu. Namun, robot naga itu berbalik dan kembali berniat menabrakku.

Aku segera mengeluarkan katanaku dan memotong leher naga itu. Kemudian aku melompat keatasnya dan menusukkan katanaku ke punggung robot itu, yang mengakibatkan konslet dan meledak.

Penasihat Negi langsung keluar dari istana.

"Apa-apaan ini!! Cepat benerin robotnya!!!"

Tiga orang mekanik keluar dari istana, dan segera membetulkan robot itu. Namun robot itu meledak, dan semuanya pingsan.

Aku membawa Penasihat Negi.

"Kamu, ikut saya!!!" tampang seramku keluar.
"Ba-baik, tuan"

Aku segera berlari menuju pintu keluar. Aku harus cepat lari dari tempat ini!

"Kaito, itu pintu keluarnya! Cepat!" Kata Kousan yang berlari didepanku.

Namun tiba-tiba dia berhenti. Sebelum bisa protes, aku juga berhenti berlari.

Didepan kami, terdapat ratusan prajurit dengan tombaknya yang diarahkan pada kami.

"Lepaskan penasihat Negi!!!"
"I-Iya, pak" kataku sambil melepaskan penasihat Negi.

"Kalian penjahat kerajaan!! Hanya hukuman pembakaran hidup-hidup yang cocok untuk kalian!!! Tangkap mereka!!!" teriak penasihat Negi dari jarak yang agak jauh dari kami.

Pada saat kami terkepung, tiba-tiba seseorang berteriak.

"HENTIKAN INI SEMUA!!!"

Semua prajurit berlutut pada arah suara itu. Hazel berjalan dengan gaun permaisurinya. Anggun.

"Mereka temanku, tidakkah kalian bisa menunjukkan sedikit rasa hormat?!"
"Ta-Tapi putri Hazel..." Salah satu prajurit angkat bicara.
"Tidak ada tapi-tapian!!!"

Hazel berniat berlari kearah kami ketika tiba-tiba seorang bertubuh kekar
, namun sudah beruban dan berjenggot tebal menahan - memegang bahu Hazel.

"Jaga kelakuanmu, tuan putri."
"Tapi mereka..."
"Aku akan membebaskan mereka. Tapi jangan pernah lagi bergaul dengan mereka. Mereka hanya orang-orang dari kelas bawah yang..."
"Kelas apa?! Mereka teman-temanku!"
"Jaga sikapmu, tuan putri! Kalau kamu tidak bisa menjaga diri akan hal seperti ini saja, kamu tidak pantas menjadi putri Beatlemania!"
"Kalau... Kalau ini artinya menjadi seorang putri raja..."

Hening.

"..Lebih baik aku menjadi rakyat jelata saja!!!"

Hazel melepaskan dan melemparkan gaunnya, dan berlari ke arah kami.

"Arah sini!!!"

Kami menendang beberapa prajurit yang masih melongo dan berlari menyusul Hazel. Kami berlari keluar istana tanpa memandang kebelakang.

"Hazel, kamu yakin kamu mau melakukan ini?" Tanya Kousan sambil berlari.
"Ya, lagipula aku sudah muak dikurung didalam sana."
"Hihihi" Cekik Kousan.

Aku yang berlari didepan hanya bisa terus konsentrasi kearah mana kita berlari, sampai akhirnya aku menyadari kalau aku telah mengambil jalan buntu!!

"Baka! Idiot kamu Kaito!!" Teriak Kousan.
"Aduh. Gimana ini? Ga ada jalan kemana-mana?"
"Tunggu." Kata Hazel.
"Ini... Apa ini?" Kata Hazel lagi.

Ia menunjuk ke sebuah lubang kecil biru yang melayang sekitar 1m dari permukaan tanah.

"Ini... Mustahil! Kenapa ada lubang waktu disini?!" kata Kousan.
"Kamu bawa Gate Key, kan, Kousan?" Tanya Hazel.
"Ya, tapi... Apa kamu mau masuk ke lubang ini? Kita nggak tahu lubang ini akan membawa kita kemana!"
"Pentingkah? Lagipula tempat ini busuk."
"Hei, Kaito, pendapatmu gimana?"

Aku sebenernya takut, pengen pulang. Tapi cewek didepanku terlihat senang sekali mau masuk lubang yang entah bakal membawa kita kemana.

"Hmph. Sejak pertama aku kesini, aku sudah menyangka ada lubang waktu disini. "

"A-apa kalian "

"Ya, semua setuju, ayo kita berangkat!!!" Kata Kousan sambil menekan tombol di Gate key.

Lubang itu membesar, dan seperti biasa, menyedot kami kedalamnya.

Penasihat Negi muncul bersama prajurit-prajurit yang lain dan hanya bisa melongo melihat kami yang menghilang begitu saja.

Kasih komennya jangan Lambreto Sangato Woy!
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://aptx4869forum.co.nr
Luna Claire Vangelion
RP Staff


Jumlah posting : 140
Age : 18
Lokasi : in the dreamland with my dreamboy~
Registration date : 11.03.09

Character sheet
The...: Other Crew on RP
Quotes: I has a shame and I don't want anyone to knew my shame
Class: 3rd Grade of Junior High School

PostSubyek: Re: Chrono Trigger versi Leaves Residence =3   Thu Mar 26, 2009 4:05 pm

bagus, lanjut~ kaito masukin aku dong~

_________________
Klikspoiler. Ganteng pan? *ngakakkejer
Spoiler:
 

Nyahnyah. xDD please visit IndoDurmstrang if ya don't mind.
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://rhodes-lollipop.deviantart.com/
kaitokid
4th Child
4th Child


Jumlah posting : 281
Age : 24
Lokasi : Malang ~ heypanasmeeen
Registration date : 24.01.09

PostSubyek: Re: Chrono Trigger versi Leaves Residence =3   Tue Mar 31, 2009 10:01 am

baik luna hati riang gembira~

Kami terlempar keluar lubang dan mendarat dengan keras diatas lantai besi.

"Aduh!!"
"Itai!!"
"Aahh..."

Eh? Apa itu? Kenapa suara ketiga beda gitu?

"Um, Kaito... Tanganmu... Mmh.." Erang Hazel secara misterius.
"APANYA YANG MISTERIUS?! CEPAT ANGKAT TANGAN KOTORMU DARI LUTUT Hazel!!" Teriak Kousan sambil menendang perutku dan membuatku terbanting ke dinding besi.
"Huek.. Ta-Tapi itu kan monolog!!" Protesku sambil menahan sakit

Hazel terduduk lemas dengan wajah memerah dibelakang Kousan sambil melindungi lututnya dan memandang kearah lain.

"Manusia kotor!!" Kata Kousan lagi, kemudian ia mulai memeriksa sekeliling ruangan yang kami datangi.

"Semuanya tampak sudah maju... Jangan-jangan, ini masa depan!! Keren sekali! Aku bisa belajar banyak dari masa depan!" Kata Kousan.

Aku berdiri dan berusaha tampak keren.

"Dimanapun kita, lebih baik kita segera cari tahu apa yang terjadi di jaman ini."

Aku membuka pintu ruangan itu.

Keadaan diluar sungguh tidak sesuai dengan apa yang kami bayangkan.

Tidak ada robot penjual koran, tidak ada mobil terbang, tidak ada pepohonan modern...

... Tidak ada manusia.

Kami menjejakkan kaki keluar ruangan itu. Tanah yang sudah tebal dengan debu dan udara kotor serta kering menyambut kedatangan kami ke era yang baru kami datangi itu. Terkadang petir menyambar dari awan gelap yang menyelubungi bumi. Kami tidak melihat matahari di era ini.

"A.. Ada apa ini? Apa yang telah terjadi?" Kousan merinding.
"Kaito, aku takut..." Hazel memeluk tanganku.

Aku juga takut, Hazel.

"Tenang, aku akan melindungi kalian." Kataku datar. Bahkan aku nggak tahu apa yang akan aku lakukan sekarang.

"Dimana kita sekarang?" Tanya Hazel.

Untuk sebentar, aku kesusahan menjawab pertanyaan itu sampai ada plang yang tertiup angin, bertuliskan "Lab 16".

"Lab 16. Sepertinya itu lokasi kita sekarang."
"Lab 16?" Kousan angkat bicara.
"Di lab, biasanya ada..."

Sebelum Kousan bisa menyelesaikan kata-katanya, tiba-tiba Hazel ditarik oleh sebuah makhluk ngga jelas.

"KAITO!!!"
"Hazel!!!" Aku langsung mengeluarkan katanaku dan berniat menusuk makhluk itu, ketika ia menelan Hazel dan memasukannya ke perutnya.

Aku langsung mengambil langkah mundur.

"Si.. Sial!!!"
"Kaito!! Tutup telingamu!!" Kata Kousan sambil mengeluarkan pistolnya.

Aku segera menutup telingaku, percaya akan apapun yang akan dilakukan Kousan.

Ia mengarahkan pistolnya ke makhluk itu dan tiba-tiba muncul sebuah gelombang. Aku sudah menutup telinga, namun gelombang itu masih masuk ke telingaku dan membuatku ngantuk.

"Kaito!! Sekarang saatnya kamu mengeluarkan Hazel dari sana!"

Aku segera tersadar, makhluk itu tidak bergerak, tapi tidak mati. Aku langsung memotong leher makhluk itu, dan mengeluarkan Hazel.

"Ha-Hazel!! Kamu nggak apa-apa?!"
"I-iya, Kaito.. Aku nggak apa-apa..." Katanya lemas.
"Ta-tapi kamu..."

Tiba-tiba kulit Hazel bersinar dan tampangnya terlihat lebih baik.

"Sudah kubilang, kan? Aku nggak apa-apa..."

Aku menggendong Hazel dan berjalan ke arah Kousan yang sedang meneliti makhluk tersebut.

"Sepertinya ini mutan... Bisa gawat kalo kita ketemu makhluk kayak ginian lagi. Kita harus cari tempat berlindung, Kaito..." Kata Kousan dingin.
"Umh..."

--- ??? ---

Kami menemukan sebuah dome yang tampaknya sudah rusak. Kami memasuki dome tersebut, dan agak terkejut, karena kami menemukan beberapa orang yang masih hidup disana.

"He-hello. We came in Peace"

Tidak ada yang menjawab.

Kami berjalan melewati mereka, satu persatu. Mereka berpakaian seadanya, kusam dan kotor. Mereka masih hidup, tetapi seperti mati.

"Wah wah, jarang sekali kami kedatangan pengunjung dari luar..."

Seorang kakek tua datang menghampiri kami.

"Selamat datang di Arris Dome, satu-satunya tempat dimana orang-orang berkumpul..."
"Satu-satunya tempat? Apa yang sebenarnya terjadi disini, pak?!" Tanya Kousan.
"Tidak ada yang tahu... Dunia ini sudah seperti ini selama ingatan kami..."

Hazel tampak melemah.

"P-pak, ada makanan ga? Atau tempat istirahat?" Tanyaku.
"Makanan? Hahaha, saya sudah 5 tahun tidak makan apa-apa!"

Kami tertegun sejenak.

"Ja-Jadi, bagaimana anda bisa bertahan hidup?!"
"Kami menggunakan enertron, mesin itu bisa menjadikan kami tetap hidup, namun kami tetap merasakan lapar..."
"Kami boleh pinjam?"
"Tentu saja"

Kemudian kakek (yang bernama Luna Vangelion *namanya kaiia ceue*) itu menunjukkan jalan ke sebuah mesin. Kami bertiga bisa masuk kedalamnya, dan ketika mesinnya menyala, kami memang merasa lebih sehat, walaupun rasa lapar kami tidak hilang...

"Tidak adakah makanan disini, kek?" Tanyaku pada Luna.
"Terakhir adalah bulan lalu orang yang pergi mencari makanan ke ruang bawah tanah, namun ia tak kembali..."
"Lho? Jadi ada makanan?"
"Ya, dome ini seharusnya ada ruang pengawetan makanan, namun kami tak bisa kesana. Sebuah robot menjaga tempat itu..."

Hazel menarikku, dan dengan matanya yang berbinar menatap Kousan.

"Apa kau memikirkan apa yang sedang kami pikirkan?"

Aku tidak memikirkan apa-apa.

"Ooh, tentu saja!" Kata Kousan sambil mengeluarkan pistolnya.

"Kakek Luna, kami akan ke ruang bawah tanah, memeriksa ruang itu untuk kalian!" Kata Hazel.
"Apakah kalian gila? Jangan membuang nyawa kalian hanya untuk kami!"
"Ya ampun, kami melakukan ini karena kami mau, kami ga merasa ada paksaan kok!" Kata Kousan.

Ya kecuali saya.

"Kalian butuh harapan. Tunggulah!" Kata Kousan sambil loncat kedalam lubang yang mengarah ke ruang pengawetan makanan.
"Ayo, Kaito!"
"Ya, ya.." Kataku sambil memutarkan bola mataku dan mengikuti mereka ke dalam lubang


Komen...
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://aptx4869forum.co.nr
Luna Claire Vangelion
RP Staff


Jumlah posting : 140
Age : 18
Lokasi : in the dreamland with my dreamboy~
Registration date : 11.03.09

Character sheet
The...: Other Crew on RP
Quotes: I has a shame and I don't want anyone to knew my shame
Class: 3rd Grade of Junior High School

PostSubyek: Re: Chrono Trigger versi Leaves Residence =3   Tue Mar 31, 2009 10:43 pm

Bah, masa wa jadi cowo...gpp deh..mana ga makan 5 tahun lagi

*menunduk lesu* SIALAN KAU KAITO!!!

*kaito lari* *Luna kejar* *ganyampe* *timpuk pake fire cannon ball* *kaito isded*

ehem..?

_________________
Klikspoiler. Ganteng pan? *ngakakkejer
Spoiler:
 

Nyahnyah. xDD please visit IndoDurmstrang if ya don't mind.
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://rhodes-lollipop.deviantart.com/
kaitokid
4th Child
4th Child


Jumlah posting : 281
Age : 24
Lokasi : Malang ~ heypanasmeeen
Registration date : 24.01.09

PostSubyek: Re: Chrono Trigger versi Leaves Residence =3   Wed Apr 01, 2009 9:24 am

karakter anda memang seperti itu kok, luna-chan hati riang gembira~

*wajah tanpa dosa

masih mending and diperanin sbagai kakek2

atau mau diganti jadi peran kodok ?? minum
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://aptx4869forum.co.nr
Kousan
4th Child
4th Child


Jumlah posting : 256
Age : 21
Lokasi : Cibinong bogor jawa barat bumi bimasakti
Registration date : 24.01.09

Character sheet
The...:
Quotes:
Class:

PostSubyek: Re: Chrono Trigger versi Leaves Residence =3   Thu Apr 02, 2009 1:32 pm

lanjutin..

saia ingin tokoh utama mati ngakak
dan saia yang jadi tokoh utama=))
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Sponsored content




PostSubyek: Re: Chrono Trigger versi Leaves Residence =3   Today at 7:13 pm

Kembali Ke Atas Go down
 
Chrono Trigger versi Leaves Residence =3
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 2Pilih halaman : 1, 2  Next

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
The Leaves Residence :: Our House :: Living Room :: Your Side :: Fan Fics-
Navigasi: